Sebuah virus komputer baru menyusupi berbagai situs internet yang dipakai untuk menggalang dukungan bagi Tibet atas tindakan China. Virus berbahaya ini akhirnya berhasil diidentifikasi. Seperti apa?
California - Berkenaan dengan tindakan China yang diduga melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) di Tibet, protes pun bertebaran antara lain lewat internet. Namun sebagian situs pro Tibet disinyalir telah disusupi virus yang membahayakan pengaksesnya.
Setelah diteliti, virus tersebut berhasil diidentifikasi sebagai Trojan baru berbasis bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language) yang dinamakan 'Fribet'.
Peneliti keamanan komputer dari McAfee, Shinsuke Honjo dan Geok Meng melaporkan, Trojan 'Fribet' ini disusupkan dalam situs pro Tibet untuk kemudian mengekploitasi celah keamanan browser sebelum diinstall dan dieksekusi pada komputer korban.
Trojan 'Fribet' tak hanya memungkinkan para penjahat cyber mengontrol komputer korban. Dengan memanfaatkan kemampuan penerimaan instruksi SQL, komputer korban bisa juga dipakai sebagai sarana eksploitasi web yang lain.
Seperti dikutip
detikINET dari VNunet, Senin (14/4/2008), diperlukan informasi menyeluruh tentang konfigurasi jaringan sebelum ekploitasi web dari komputer korban dapat terlaksana. Namun menurut peneliti McAfee itu, 'Fribet' juga sudah dibekali kemampuan mencuri informasi semacam itu sehingga pemakai internet diharapkan waspada.
Sumber :
Fino Yurio Kristo - detikinet