Icon Home > Berita > News > Militer Perlu Tiru Cara Perang Dedemit Maya
Icon Pengguna
Hi Guest
IP: 38.103.63.61

Username
Password
Icon Kalender
August 2008
M T W T F S S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Icon Cuaca Indonesia Hari Ini

Medan

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max31oC

Pekanbaru

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max33oC

Batam

CuacaHujan
Suhu Min24oC
Suhu Max31oC

Padang

CuacaHujan
Suhu Min24oC
Suhu Max32oC

Jambi

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max33oC

Palembang

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max32oC

Pangkal Pinang

CuacaHujan
Suhu Min24oC
Suhu Max31oC

Bengkulu

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max32oC

Bandar Lampung

CuacaHujan
Suhu Min22oC
Suhu Max31oC

Pontianak

CuacaBerawan
Suhu Min23oC
Suhu Max33oC

Samarinda

CuacaHujan
Suhu Min24oC
Suhu Max31oC

Palangkaraya

CuacaHujan
Suhu Min22oC
Suhu Max33oC

Banjarmasin

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max32oC

Manado

CuacaHujan
Suhu Min25oC
Suhu Max32oC

Gorontalo

CuacaBerawan
Suhu Min23oC
Suhu Max30oC

Palu

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max31oC

Kendari

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max29oC

Makasar

CuacaBerawan
Suhu Min23oC
Suhu Max33oC

Majene

CuacaBerawan
Suhu Min25oC
Suhu Max31oC

Ternate

CuacaHujan
Suhu Min24oC
Suhu Max31oC

Ambon

CuacaHujan
Suhu Min22oC
Suhu Max27oC

Jayapura

CuacaHujan
Suhu Min24oC
Suhu Max33oC

Sorong

CuacaBerawan
Suhu Min23oC
Suhu Max31oC

Biak

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max30oC

Manokwari

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max32oC

Merauke

CuacaHujan
Suhu Min23oC
Suhu Max28oC

Kupang

CuacaBerawan
Suhu Min19oC
Suhu Max31oC

Sumbawa Besar

CuacaBerawan
Suhu Min21oC
Suhu Max32oC

Mataram

CuacaBerawan
Suhu Min22oC
Suhu Max30oC

Denpasar

CuacaBerawan
Suhu Min22oC
Suhu Max31oC

Jakarta

CuacaBerawan
Suhu Min24oC
Suhu Max33oC

Serang

CuacaBerawan
Suhu Min22oC
Suhu Max32oC

Bandung

CuacaBerawan
Suhu Min19oC
Suhu Max28oC

Semarang

CuacaHujan
Suhu Min24oC
Suhu Max33oC

Yogyakarta

CuacaBerawan
Suhu Min22oC
Suhu Max31oC

Surabaya

CuacaBerawan
Suhu Min23oC
Suhu Max33oC

Icon Kurs Mata Uang
EUR Rp.
GBP Rp.
USD Rp.
JPY Rp.
Sumber : coinmill.com
Icon Statistik Pengunjung



Icon Berita
Militer Perlu Tiru Cara Perang Dedemit Maya
Date 21/05/2008 14:30 Author aqsha Hits 19
RSS
'Dedemit Maya' kerap menggunakan jaringan 'botnet' untuk melakukan serangan cyber. Seorang kolonel Angkatan Udara pun menyarankan militer meniru cara perang itu.


California - 'Dedemit Maya' kerap menggunakan jaringan 'botnet' untuk melakukan serangan cyber. Seorang kolonel Angkatan Udara pun menyarankan militer meniru cara perang itu.

Adalah Kolonel Charles Williamson III, dari Angkatan Udara Amerika Serikat, yang mengajukan hal itu dalam tulisan yang dimuat di ArmedForcesJournal.com seperti dikutip detikINET, Jumat (16/5/2008). "Masanya benteng sudah berlalu, bahkan di dunia cyber. Amerika memang harus memperkuat pertahanan di dunia cyber, tapi kita tidak boleh membiarkan musuh merajalela di ranah itu," tulis Williamson.

Botnet adalah sebutan untuk jaringan ratusan, bahkan ribuan, komputer di dunia yang terinfeksi program jahat. Komputer tersebut dikendalikan oleh 'dedemit maya' untuk melakukan serangan atau serbuan e-mail sampah.

Namun Williamson mengatakan botnet militer tak akan dibuat dengan menginfeksi komputer di dunia. Ia menyarankan militer memanfaatkan komputer lawas yang tadinya akan dibuang serta komputer-komputer di berbagai kantor pemerintahan.

Serangan botnet 'dedemit maya' konon telah dilancarkan dengan sukses untuk melumpuhkan komputer pemerintahan Estonia dalam perang cyber tahun 2007. Ketika itu serangan yang dilakukan memakai metode distributed denial of service (DDoS).

Namun peneliti dari F-Secure, sebuah perusahaan keamanan komputer asal Finlandia, mempertanyakan pendapat Williamson. Salah satunya adalah sifat botnet yang tersebar di seluruh dunia dan kemungkinan besar bukan ada di komputer dari negara asal penyerang.

"Sangat mungkin serangan besar yang akan memaksa angkatan bersenjata untuk membalas dengan botnet sebenarnya berasal dari dalam Amerika Serikat sendiri," tutur Mikko Hypponen seperti dikutip detikINET dari F-Secure, Jumat (16/5/2008).

Bahkan, lanjut Mikko, terdapat kasus seorang 'penggembala' botnet yang memanfaatkan komputer dari dalam institusi militer sendiri. Artinya, ada potensi serangan balasan justru akan menjadi 'senjata makan tuan'.

Williamson pun mengakui, serangan botnet dari militer akan terganjal dari sisi politik. Ia mencontohkan, akan sulit memberi alasan pada negara-negara sekutu AS ketika botnet militer mematikan jaringan komputer di negara sekutu itu. Juga, ujarnya, akan sulit mencari alasan jika komputer yang jadi sasaran botnet militer adalah milik perusahaan yang beroperasi di AS.

Sumber : Wicaksono Hidayat - detikinet
Tags News   
There are no comments.
Login or Register for Free to add comments!
Aqsha Arrahman © 2008. All Rights Reserved.